Education
DOI: 10.21070/acopen.v1i2.333

Pengaruh Model Pembelajaran Two Stay Two Stray Terhadap Hasil Belajar IPS Siswa Kelas 5 Sekolah Dasar


Pendidikan Guru Sekolah Dasar. Fakultas Keguruan dam Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Sidoarjo, Indonesia Jl. Majapahit, 666 B. Sidoarjo
Indonesia
Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Sidoarjo, Indonesia Jl. Majapahit, 666 B. Sidoarjo
Indonesia
Two Stay Two Stray learning model learning performence Indonesia

Abstract

The purpose of this research is whether there is influence or not on the application of Two Stay Two Stray learning model on fifth-grade student’s social science learning performance in AL-ISLAH Elementary school. The method applied by this research was a quantitative experiment. The design of thes research takes the fifth-grade students of AL- ISLAH Elementary school as the population and 30 of the total as the sample. The data collecting technique uses test. Meanwhile, the analysis of the data runs hypotheses test and Eta Squared formula. The result of the application of Two Stay Two Stray learning model on fifth-grade student’s social science learning performance in AL-ISLAH Elementary school showed that the t-account is more than t-table. It is 22,20>1,699. The acquired data shows if the application of Two Stay Two Stray learning models has an influence on fifth-grade student’s social science learning performence in  AL-ISLAH Elementary school. By  Eta Squared, it shows 0,94>0,14. Based on the data by Eta Squared indicates that the influence given is moderately big towards student’s learning performance.

I . PENDAHULUAN

Pendidikan bagi kehidupan manusia merupakan kebutuhan mutlak atau primer yang harus di penuhi sepanjang hayat. Setiap warga negara berhak mendapatkan pendidikan yang bermutu,

karena itu bila semua dipenuhi dan sistem kurikulum yang dirancang serta dilaksanakan yang secara relevan, maka cita-cita menjadikan pendidikan sebagai wahana pembentukan karakter anak bangsa akan dapat terlaksana dan masalah persatuan bangsa dengan sendirinya akan teratasi. Pendidikan merupakan usaha yang sengaja dan terencana untuk membantu dalam perkembangan potensi serta kemampuan anak agar bermanfaat bagi kepentingan hidupnya sebagai seorang

individu dan sebagai warga Negara atau Masyarakat Indonesia.[1] Guru adalah figur manusia yang

menempati posisi dengan memegang peranan penting dalam pendidikan. Pada hakikatnya guru dan anak didik itu bersatu. Mereka satu dalam jiwa terpisah dalam raga. Raga mereka boleh terpisah tetapi jiwa mereka tetap satu sebagai “Dwitunggal” yang kokoh bersatu.[2] Maka proses belajar mengajar, menuntut guru haru memiliki model pembelajaran agar siswa dapat belajar secara efektif dan efesien mengenal pada tujuan yang diharapkan.. Model pembelajaran ialah pola yang digunakan sebagai pedoman dalam merencanakan pembelajaran dikelas, melalui model pembelajaran guru dapat membantu peserta didik mendapatkan informasi, ide-ide, keterampilan, cara berfikir, mengekspresikan ide. Model pembelajaran TwoStayTwoStray(dua tinggal dua tamu) salah satu model pembelajaran kooperatif yang memberikan kesempatan kepada kelompok untuk membagikan hasil atau membagikan informasi kepada kelompok lain.,dengan tujuan agar model pembelajaran ini untuk mengarahkan siswa meningkatkan partisipasi siswa, ,memfasilitasi siswa dengan pengalaman sikap kepemimpinan dan membuat keputusan dalam kelompok, serta memberikan kesempatan kepada siswa berinterkasi, belajar bersama-sama dan bertukar pendapat dalam kelompok lainnya lebih aktif, baik dalam diskusi, tanya jawab, mencari jawaban, menjelaskan dan juga menyimak materi yang dijelaskan oleh temannya[3]. Bahwa karakteristik mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial di jenjang sekolah dasar dirancang untuk membantu atau mengantar peserta didik dalam mengenal dunianya. Tujuan dari pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial di Sekolah Dasar yakni : a) mengenalkan konsep yang berkaitan dengan masyarakat serta lingkungannya. b) membekali peserta didik untuk bisa berfikir logis dan kritis, inkuiri, serta mampu memecahkan masalah dan keterampilan dalam bersosialisasi. c) membangun pribadi siswa untuk berkomitmen dan memiliki kesadaran terhadap nilai-nilai sosial dan kemanusiaan. d) menjadikan peserta didik untuk pandai dalam berkomunikasi serta berkompetisi dalam masyarakat yang multicultural [4]. Berdasarkan latar belakang yang dipaparkan dari penelitian untuk mengetahui hasil belajar IPS kelas V SD Al-Ishlah Rejeni serta mengetahui seberapa besar hasil belajar IPS. Sedangkan manfaat peneliti adalah 1). Bagi Guru adalah sebagai dorongan terhadap siswa untuk mengetahui seberapa besar pengaruh model pembelajaran twostay twostrayterhadap hasil belajar siswa kelas V SD Al-Ishlah Rejeni 2). Bagi sekolah adalah berguna untuk informasi seberapa besar pengaruh twostaytwostrayterhadap hasil belajar siswa kelas V SD Al-Ishlah Rejeni 3). Bagi peneliti adalah menambah pengalaman penelitian praktis dalam mengetahui pengaruh model pembelajaran twostaytwostrayterhadap hasil belajar siswa kelas V SD Al- Ishlah Rejeni.

Dari penelitian ini di peroleh hasil hipotesis yang menerangkan bahwa penelitian yang berjudul pengaruh model pembelajaran twostay twostrayterhadap hasil belajar siswa kelas V SD Al-Ishlah Rejeni: bahwa ada hubungan yang signifikan antara model pembelajaran twostaytwo strayterhadap hasil belajar siswa kelas V SD Al-Ishlah Rejeni yang dimana t-hitung > t-tabel

22,20 >2,048 sehingga model pembelajaran tersebut berpengaruh terhadap hasil belajar siswa

II. METODE PENELITIAN

Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan menggunakan jenis penelitian pre-eksperimental design pola one-grouppretest-posttestdesign.Populasi yang digunakan pada penelitian ini yaitu kelas V SD Al-Ishlah Rejeni sebanyak 30 siswa. Sampel adalah bagian dari jumlah karakteristik yang dimiliki oleh populasi tersebut.[5] jenis sampel yang digunakan ialah sampling jenuh, jenis sampel tersebut dipilih karena pengambilan sampel dari semua populasi. Dalam penelitian ini teknik pengumpulan data menggunakan lembar pre-testpos- tesyang diberikan kepada siswa kelas V SD Al-Ishlah. Berdasarkan penelitian diatas instrument yang digunakan penelitian yaitu pre-testpos-tes, pre-testpos-tesini berupa pertanyaan yang digunakan untuk mengukur hasil belajar siswa kelas V SD Al-Ishlah Rejeni. Instrumen tersebut

dibagikan kepada siswa kelas V SD Al-Ishlah Rejeni . Berdasarkan pemaparan instrument yang digunakan, sebelum soal diberikan kepada siswa maka terlebih dahulu peneliti menguji validitasnya. Uji validitas yang digunakan ialah validasi isi yang dimana menurut para ahli. Setelah melakukan uji validitas peneliti melakukan uji reabilitas untuk mengetahui soal tersebut reliabel atau tidak. Setelah itu Untuk itu hasil dari jawaban siswa dapat dihitung dengan uji prasyarat hipotesis dengan uji normalitas untuk melihat apakah data sudah berdistribusi normal atau tidak, jika data normal maka dilanjutkan dengan uji hipotesis. Uji hipotesis digunakan untuk mengetahui adakah pengaruh antara model twostaytwostray dengan hasil belajar siswa dengan menggunakan rumus uji t. Selanjutnya untuk mengetahui seberapa besar pengaruh menggunakan rumus EtaSquare.

III. HASIL PENELITIAN

Penelitian hasil belajar digunakan sebelum dan sesudah dilakukan pengaruh model pembelajaran TwoStayTwoStraydengan pengambilan data pretestdan posttest. Nilai yang mungkin diperoleh adalah minimal 0 dan maksimal 100. Berdasarkan data yang telah diperoleh rata—rata pretesthasil belajar sebesar 61,29, sedangkan rata-rata posttest sebesar 81,29 dan mengalami kenaikan. Akan tetapi, hal ini masih memerlukan pengujian hipotesis menggunakan uji t. Namun, sebelum dilakukan pengujian hipotesis terlebih dahulu harus dilakukan uji persyaratan analisis data, yaitu uji normalitas data. Pengujian normalitas data dilakuakn untuk mengetahui apakah data berdistribusi normal atau tidak. Pengujian normalitas data dilakukan dengan menggunakan uji Chi-Kuadrat, dimana jika taraf signifikan dibawah 0,05 (p < 0,05) maka data dapat dinyatakan berdistribusi normal. Namun jika data kurang dari taraf signifikan 0,05 maka data akan dinyatakan tidak berdistribusi normal. Berdasarkan tabel 1 dibawah ini, terlihat bahwa hasil perhitungan pretest dan posttest menunjukkan bahwa kedua data berdistribusi normal.

Table 1 Uji Normalitas Pretestdan Posttest

data X2hitung X2tabel Keterangan
pretest 6.17 11.070 Normal
protest 9.46 11.070 Normal
Table 1.

Pada analisis statistik secara inferensial, setelah semua uji persyaratan analisis data terpenuhi, selanjutnya dilakukan perhitungan pengujian hipotesis. Pengujian hipotesis ini dilakukan dengan menggunakan rumus uji t dengan kriteria pengujian adalah apabila thitung > ttabel maka dapat dinyatakan terdapat pengaruh. Berdasarkan perhitungan diperoleh harga thitung = 22,20. karena thitung >ttabel yaitu (22,20) > (1,699). Dari hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa hipotesis alternative (Ha) diterima dan hipotesis awal (Ho) ditolak, artinya ada pengaruh yang signifikan model two stay two stray terhadap hasil belajar siswa kelas V SD Al-Islah.

Selanjutnya untuk mencari tahu seberapa besar pengaruh model two stay two stray terhadap hasil belajar siswa kelas V SD Al-Islah, maka dapat dilakukan perhitungan Eta Squared. Berdasarkan hasil perhitungan Eta Squared menunjukkan hasil 0,94. Apabila merujuk pada tabel kriteria interpretasi seberapa besar pengaruh, hasil perhitungan eta squared diatas berada pada 0,94

≥0,14. Sehingga dapat dikatakan model twostaytwostrayberpengaruh besar terhadap hasil belajar siswa kelas V SD Al-Islah Rejeni.

I V. KESIMPULAN

Berdasarkan hasil analisis data, peneliti dapat menarik kesimpulan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara model pembelajaran twostaytwostrayterhadap hasil belajar siswa kelas V SD Al-Ishlah Rejeni. Hal tersebut dibuktikan dengan adanya perhitungan uji tyang menunjukan harga thitung>ttabel yaitu 22,20>1,699. Seberapa besar pengaruh dalam penelitian ini dilihat berdasarkan hasil perhitungan eta squared yaitu 0,94. Sehingga dapat diinterprentasikan bahwa model two stay two stray berpengaruh besar terhadap hasil belajar siswa kelas V SD Al- Ishlah Rejeni.

V. UCAPAN TERIMAKASIH

Peneliti mengucapkan terimakasih kepada Bapak Kepala Sekolah SD Al-Ishlah Rejeni atas ijin beliau penelitian ini bisa terlaksana hingga terselesainya penulisan artikel jurnal ini.

References

  1. Suryosubroto,Bell. Proses belajar mengajar di sekolah. (jakarta: rineka cipta),2009,hlm.223
  2. Syaiful Bahri Djamarah, Guru Dan Anak Dalam Interaksi Edukatif (Jakarta: PT Rineka Cipta).
  3. Cici Indrayani peningkatan kualitas pembelajaran Ips dengan model pembelajaran kooperatif teknik two stay two stray pada siswa, Jurnal Kependidikan Dasar, Volume 1, Nomor 2, Februari 2011
  4. Permendiknas No.22 tahun 2006
  5. Sugiyono, Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. (Bandung,:Alfabeta.2011), hlm 107