Vol 8 (2020): Educational and Psychological Conference in the 4.0 era
Articles

Implementation of the Green School Festival to Increase Strengthening of Character Education in Era 4.0
Pelaksanaan Green School Festival Untuk Meningkatkan Penguatan Pendidikan Karakter di Era 4.0


Ahmad Anis Syafi’i
Universitas Tribhuwana Tunggadewi, Indonesia
Elisabeth Bengang
Universitas Tribhuwana Tunggadewi, Indonesia
Fika Wulandari
Universitas Tribhuwana Tunggadewi, Indonesia
Hermanus H. Ladopurab
Universitas Tribhuwana Tunggadewi, Indonesia
Published June 27, 2020
Keywords
  • Green School Festival,
  • Strengthening Character Education
How to Cite
Syafi’i , A. A., Bengang, E., Wulandari, F., & Ladopurab, H. H. (2020). Implementation of the Green School Festival to Increase Strengthening of Character Education in Era 4.0. Proceeding of The ICECRS, 8. https://doi.org/10.21070/icecrs2020450

Abstract

The purpose of the Green School Festival is to improve character education that is held every year to manage the school as a green land that is environmentally friendly in the learning process. The research method uses qualitative descriptive data collection through observation, interviews, documentation, and descriptive qualitative analysis. The results showed nine topics that were solved for the problems that occurred. The nine topics include: publication and literacy, environmental management, waste and irrigation, liquid waste water, energy, green plants, child-friendly schools, healthy environment, and innovation and technology.

References

  1. Afandi, R. (2013). Efektifitas Kepemimpinan Transformasional Pesantren Bagi Peningkatan Mutu Lembaga Pendidikan Islam. Jurnal Kependidikan, 1(1), 99-122.
  2. Paryadi, S. (2008). Konsep Pengelolaan Lingkungan Sekolah (Green School). Modul. Dinas Pendidikan Cianjur.
  3. Elsa. 18 September 2019. Green School Festival 2019, Tanamkan Cinta Lingkungan Sejak Dini. Radar Malang. https://radarmalang.id/green-school-festival-2019-tanamkan-cinta-lingkungan-sejak-dini/
  4. Rozhana, K. M. (2017). Model Problem Based Intruction Berbantuan Mind Mapping Pada Materi Permasalahan Sosial Di Lingkungan Setempat Untuk Meningkatkan Aktivitas Dan Hasil Belajar Siswa Kelas IV SD. Jurnal Pendidikan Dasar Nusantara, 2(2).
  5. Trinova, Z. (2012). Hakikat Belajar dan Bermain Menyenangkan bagi Peserta Didik. Al-Ta Lim Journal, 19(3), 209-215.
  6. Wulandari, Y., & Kristiawan, M. (2017). Strategi Sekolah dalam Penguatan Pendidikan Karakter Bagi Siswa dengan Memaksimalkan Peran Orang Tua. JMKSP (Jurnal Manajemen, Kepemimpinan, dan Supervisi Pendidikan), 2(2)
  7. Rozhana, K. M. (2019). PENGEMBANGAN MODUL BERBASIS DAERAH TRENGGALEK UNTUK MENUMBUHKAN SIKAP PEDULI LINGKUNGAN. Jurnal Bidang Pendidikan Dasar, 3(2), 39-46.
  8. Lickona, T. (1993). The return of character education. Educational leadership, 51(3), 6-11.
  9. Moleong, Lexy J., (2011). Metodelogi Penelitian Kualitatif Edisi Revisi. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
  10. Akbar, A. (2017). Membudayakan Literasi dengan Program 6M di Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar, 3(1), 42-52.
  11. Teguh, M. (2017). Gerakan literasi sekolah dasar. In Prosiding Seminar Nasional (Vol. 15, pp. 18-26).
  12. Setyaningsih, E., Astuti, D. S., & Astuti, R. (2017). Kompos Daun Solusi Kreatif Pengendali Limbah. Bioeksperimen: Jurnal Penelitian Biologi, 3(2).
  13. Kristanto, K., Khasanah, I., & Karmila, M. (2011). Identifikasi model sekolah ramah anak (sra) jenjang satuan pendidikan anak usia dini se-kecamatan Semarang selatan. PAUDIA: JURNAL PENELITIAN DALAM BIDANG PENDIDIKAN ANAK USIA DINI, 1(1).
  14. Nomor, P. P. R. I. (87). Tahun 2017 Tentang Penguatan Pendidikan Karakter. Jakarta: Kemdikbud.