Vol 8 (2020): Educational and Psychological Conference in the 4.0 era
Articles

Increased Human Resources by Muhammadiyah Payaman Branch Chairperson
Peningkatan Sumber Daya Manusia oleh Pimpinan Ranting Muhammadiyah Payaman


Elisa Bella Safitri
Universitas Muhammadiyah Sidoarjo, Indonesia
Ristha Octhavia
Universitas Muhammadiyah Sidoarjo, Indonesia
Virda Febriyanti
Universitas Muhammadiyah Sidoarjo, Indonesia
Edo Dwi Rifqianto
Universitas Muhammadiyah Sidoarjo, Indonesia
Fivi Rochmawati
Universitas Muhammadiyah Sidoarjo, Indonesia
Published July 16, 2020
Keywords
  • Muhammadiyah,
  • Gerakan Dakwah
How to Cite
Safitri, E. B., Octhavia, R., Febriyanti, V., Rifqianto, E. D., & Rochmawati , F. (2020). Increased Human Resources by Muhammadiyah Payaman Branch Chairperson. Proceeding of The ICECRS, 8. https://doi.org/10.21070/icecrs2020481

Abstract

Muhammadiyah adalah sebuah Gerakan dakwah islam, sebagai Gerakan pembaharuan Amar Ma’ruf Nahi Munkar. Dalam penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tentang Berdirinya Ranting Muhammadiyah di Desa Payaman dalam rangka mengembalikan sesuatu hal kepada hal – hal yang benar sesuai ajaran Al – Qur’an dan As – Sunnah, dan membrantas hal – hal yang menyimpang, dengan penyempurnaan agama serta ibadah dan memurnikan ajaran Islam, dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif, data melalui observasi, dokumentasi, dan wawancara. Dapat diketahui hasil penelitian bahwa Ranting Muhammadiyah dapat mensejaterahkan dan memajukan masyarakat Muhammadiyah. Melalui program unggulan yang telah diterapkan. Sehingga mampu menjadikan Ranting Muhammadiyah semakin maju.

References

  1. Jauhari, A. Aktivitas Muhammadiyah dalam bermasyarakat dan bernergara Kabupaten Lamongan, Jurnal politik muda, vol. 5, No. 2, 2016.
  2. Bungin, M. Burhan. 2007. Penelitian Kualitatif: Komunikasi, Ekonomi, Kebijakan Publik, dan Ilmu Sosial Lainnya. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.
  3. Mukhtar Ali. Teknologi pengelasan untuk meningkatkan sumber daya manusia Ranting Muhammadiyah Tlogomas, Seminar Nasional dan Rekayasa,2018.