Teknologi Produksi Tepung Pre Gel Ubi Kayu Metode Ekstruksi

Authors

  • Endang Yuli Purwani -
  • Agus Budiyanto -
  • Nurdi Setyawan -
  • Eka Rahayu -
  • Renny Rochaeni -
  • Winda Haliza -
  • Wahyu Diyono -
  • Nuning Argo Subekti -
  • Rahmah Utami Budiandari -
  • Ni Wayan Trisnawati -

Keywords:

Tepung Pre Gel, Ubi Kayu, Ekstrusi

Abstract

Judul : Teknologi Produksi Tepung Pre Gel Ubi Kayu Metode Ekstruksi

  • BAB I : Pendahuluan
  • BAB II : Proses Produksi Tepung Pregel
  • BAB III : Karakteristik Tepung Pregelatinisasi

Editor: M.Tanzil Multazam

Published by

Universitas Muhammadiyah Sidoarjo Press, Sidoarjo, 2026

ISBN:

  • ISBN :

Deskripsi :

Buku Teknologi Produksi Tepung Pre Gel Ubi Kayu dengan Ekstruksi membahas pengolahan ubi kayu menjadi tepung pre gel yang memiliki karakteristik lebih praktis, mudah larut, dan berpotensi digunakan dalam berbagai produk pangan. Pembahasan mencakup dasar teknologi pengolahan ubi kayu, prinsip ekstrusi, perubahan sifat fisik dan fungsional tepung, serta peluang pemanfaatannya dalam industri pangan.

Fokus Utama:

Buku ini berfokus pada teknologi pengolahan ubi kayu menjadi tepung pre gel melalui proses ekstrusi, mulai dari prinsip dasar produksi, perubahan karakteristik bahan, hingga potensi pemanfaatannya sebagai bahan pangan fungsional. Pembahasan diarahkan pada pengembangan produk berbasis pangan lokal yang memiliki nilai tambah, mudah diaplikasikan, dan relevan dengan kebutuhan industri pangan modern.

Fitur Unik :

Buku ini menyajikan pembahasan teknologi produksi tepung pre gel ubi kayu secara aplikatif dengan menekankan proses ekstrusi sebagai teknik pengolahan modern. Keunikan buku ini terletak pada pemanfaatan ubi kayu sebagai bahan pangan lokal bernilai tambah, penjelasan perubahan karakteristik tepung setelah proses pengolahan, serta peluang penerapannya dalam pengembangan produk pangan yang lebih praktis, fungsional, dan sesuai kebutuhan industri.

Target Audiens :

Buku ini ditujukan bagi mahasiswa, dosen, peneliti, pelaku industri pangan, praktisi teknologi hasil pertanian, serta UMKM yang tertarik mengembangkan produk berbasis ubi kayu.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Baret, DM dan Djoko SD. 1984. Peningkatan Mutu Hasil Ubi Kayu Di Indonesia. Jurnal Litbang Pertanian, III (2).

Batey, I. L. dan Curtin, B. M. 2000. Efeect on pasting viscosity of starch and flour from different operating condition for rapid visco analyser. Cereal Chemistary, 77 (6): 754-760.

Copeland, L., Blazek, J., Salman, H. and Tang, M.C. (2009) Form and Functionality of Starch. Food Hydrocolloid, 23, 1527-1534. http://dx.doi.org/10.1016/j.foodhyd.2008.09.016

Kusnandar, F., 2011. Kimia Pangan Komponen Makro. Dian Rakyat Jakarta, Indonesia

Lee YJ, Yoon WB. 2013. Effects of particle size and heating time on thiobarbituric acid (TBA) test of soybean powder. Food Chemistry 138(2–3):841–850 DOI 10.1016/j.foodchem.2012.11.113.

Lee YJ, Yoon WB. 2015. Flow behavior and hopper design for black soybean powders by

particle size. Journal of Food Engineering 144:10–19 DOI 10.1016/j.jfoodeng.2014.07.005.

Liu Y, Hsieh F, Heymann H, Huff HE. 2000. Effect of process conditions on the physical and sensory properties of extruded oat-corn puff. Journal of Food Science 65(7):1253–1259 DOI 10.1111/j.1365-2621.2000.tb10274.x.

Rismayani. 2007. Usaha tani dan pemasaran hasil pertanian. USU-Press. Medan.

Syamsir, E. Purwiyatno H, Dedi F, Nuri A, dan Feri K. 2011. Karakterisasi Tapioka dari Lima Varietas Ubi Kayu (Manihot utilisima Crantz) Asal Lampung. J Agrotek 5: 93-105

Winarno, F. G. 1992. Kimia pangan dan gizi. Gramedia Pustaka Utama. Jakarta.

Zhu KX, Huang S, Peng W, Qian HF, Zhou HM. 2010. Effect of ultrafine grinding on hydration and antioxidant properties of wheat bran dietary fiber. Food Research International 43(4):943–948 DOI 10.1016/j.foodres.2010.01.005.

Zhao X-Y, Ao Qiang, Yang L-W, Yang Y-F, Sun J-C, Gai G-S. 2009. Application of superfine pulverization technology in Biomaterial Industry. Journal of the Taiwan Institute of Chemical Engineers 40 (2009) 337–343

Hidayat, et al. (2009) melaporkan, tepung ubi kayu pregelatinisasi memiliki karakteristik berbeda dengan tepung ubi kayu tanpa pregelatinisasi. Tepung ubi kayu pregelatinisasi memiliki suhu gelatinisasi, viskositas maksimum, derajat putih, daya serap air, kelarutan, dan kadar amilosa lebih tinggi dibandingkan dengan tepung tanpa pregelatinisasi. Peningkatan kandungan amilosa berkaitan dengan peningkatan daya serap air tepung (Kearsley dan Dziedzic, 1995). Semakin tinggi kandungan amilosa dari tepung maka semakin tinggi pula daya serap airnya.

Hidayat, B., N. Kalsum, dan Surfiana. 2009. Karakterisasi Tepung Ubi Kayu Modifikasi Yang Diproses Menggunakan Metode Pragelatinisasi Parsial. Jurnal Teknologi Industri dan Hasil Pertanian 14(2): 148-159.

Published

2026-05-08

How to Cite

Purwani, E. Y., Budiyanto, A., Setyawan, N., Rahayu, E., Rochaeni, R., Haliza, W., … Trisnawati, N. W. (2026). Teknologi Produksi Tepung Pre Gel Ubi Kayu Metode Ekstruksi. Umsida Press. Retrieved from https://press.umsida.ac.id/index.php/umsidapress/article/view/1569

Issue

Section

Text Book

Categories

Most read articles by the same author(s)