2020
Buku Ajar

Teknologi Tepat Guna Aplikasi Pupuk Hayati Plus Pada Tanaman Hortikultur


Sutarman
Universitas Muhammadiyah Sidoarjo, Indonesia
Andriani Eko Prihatiningrum
Universitas Muhammadiyah Sidoarjo, Indonesia
Agus Miftakhurrohmat
Universitas Muhammadiyah Sidoarjo, Indonesia
Picture in here are illustration from public domain image or provided by the author, as part of their works
Published September 24, 2021
Keywords
  • Teknologi Tepat Guna,
  • Aplikasi Pupuk Hayati,
  • Tanaman Hortikultur
How to Cite
Sutarman, Prihatiningrum, A. E., & Miftakhurrohmat, A. (2021). Teknologi Tepat Guna Aplikasi Pupuk Hayati Plus Pada Tanaman Hortikultur. Umsida Press, 1-40. https://doi.org/10.21070/2020/978-623-6833-11-7

Abstract

Puji syukur kehadirat Allah SWT atas tersusunnya petunjuk dalam pemanfaatan teknologi tepat guna (TTG) Aplikasi Pupuk Hayati Plus Pada Tanaman Hortikultur” sebagai bagian dari luaran Penelitian Terapan Unggulan Perguruan Tinggi (PTUPT) 2020. Buku ini disusun untuk memberikan petunjuk praktis bagi masyarakat dan petani yang ingin mengaplikasikan secara mudah pupuk hayati dengan bahan aktif fungi Trichoderma asperellum Tc-Jro-01 dan bahan pembawa (carrier agent) sekaligus bahan pengisinya adalah kotoran ternak khususnya sapi. Teknologi (TTG) aplikasi pupuk hayati ini sudah diuji-aplikasikan pada beberapa kelompok tani yang mengusahakan tanaman hortikultur pada lahan kering dan lahan basah sebagai pergiliran tanaman dengan tanaman padi. Pada kesempatan ini penulis menyampaikan terima kasih kepada: Rektor Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (UMSIDA), Dekan Fakultas Sains dan Teknologi YMSIDA, dan Kepala Laboratorium Agrokompleks UMSIDA atas dukungan moril dan fasilitas yang disediakan bagi kelancaran penelitian dan penyusunan buku ini. Semoga karya ilmiah ini bermanfaat.

Downloads

Download data is not yet available.

Metrics

Metrics Loading ...

References

  1. Sutarman. 2016. Seleksi Trichoderma Spp Dari Bawah Tegakan Pinus Dan Uji Daya Dukung Isolat Terpilih Terhadap Pertumbuhan Tomat Dan Sawi. dalam Prihtanti TM dan Herawati MM (peny,). Prosiding Konser Karya Ilmiah Nasional. Hlm. 125-134 Salatiga, 4 Agustus 2016. Salatiga, Indonesia, Universitas Kristen Satya Wacana, Salatiga.
  2. Anonim. 2017. Jokowi: Pemanfaatan 36,8 Juta Hektare Lahan Pertanian Belum Maksimal. http:// katadata.co.id/berita/2016/12/07/jokowipemanfa atan368jutahektarelahanpertanianbelummak simal. Diakses 22 April 2017.
  3. Sarjan M & Sab’i. 2014. Karakteristik Polong Kedelai Varitas Unggul yang Terserang Hama Pengisap Polong (Riptortus linearis) pada Kondisi Cekaman Kekeringan. Jurnal Lahan Suboptimal 3(2): 168- 180
  4. Shang J, Liu B &Z Xu. 2020 Efficacy of Trichoderma asperellum TC01 against anthracnose and growth promotion of Camellia sinensis seedlings. Biological Control. 104205. doi:10.1016/j.biocontrol.2020.104205
  5. Sutarman, Prihatiningrum A, Sukarno A, & Miftahurrohmat A. 2018. Initial growth response of shallot on Trichoderma formulated in oyster mushroom cultivation waste. IOP Conf. Ser.: Materials Sci. Eng. 420: 012064.
  6. Hewedy OA, Abdel Lateif KS, Seleiman MF, Shami A, Albarakaty FM, & El-Meihy MR. 2020. Phylogenetic diversity of Trichoderma strains and their antagonistic potential against soil-borne pathogens under stress conditions. Biology 9(8), 189.
  7. Sutarman. 2019. Application of Trichoderma harzianum as soil treatment and additional 33 treatment for control of potato diseases. J. Agric. Sci. 2(2): 139–150.
  8. Youssef SA, Tartoura KA & Abdelraouf GA. 2016. Evaluation of Trichoderma harzianum and Serratia proteamaculans effect on disease suppression, stimulation of ROS-scavenging enzymes and improving tomato growth infected by Rhizoctonia solani. Biological Control 100, 79–86.
  9. Anam BG, Reddy MS & Ahn YH. 2019. Characterization of Trichoderma asperellum RM-28 for its sodic/saline-alkali tolerance and plant growth promoting activities to alleviate toxicity of red mud. Sci.Tot. Environ. 662: 462- 469.doi:10.1016/j.scitotenv.2019.01.279
  10. Hu X, Roberts DP, Xie L, Maul JE, Yu C, Li Y, Zhang Y, Qin L & Liao X. 2015. Components of a riceoilseed rape production system augmented with Trichoderma sp. Tri-1 control Sclerotinia sclerotiorum on oilseed rape. Phytopathology. 105 (10): 1325–1333.
  11. Shrestha U, Dee ME, Piya S, Ownley BH, & Butler DM. 2019. Soil inoculation with Trichoderma asperellum, T. harzianum or Streptomyces griseoviridis prior to anaerobic soil disinfestation (ASD) does not increase ASD efficacy against Sclerotium rolfsii germination. Appl. Soil Ecol. 147: 103383.
  12. Singh A, Shukla N, Kabadwal BC, Tewari AK, & Kumar J. 2018. Review on plant-Trichodermapathogen interaction. Int. J. Curr. Microbiol. App. Sci. 7(02): 2382–2397.
  13. Hu X, Roberts DP, Xie L, Yu C, Li Y, Qin L, Hu L, Zhang Y & Liao X. 2016. Use of formulated Trichoderma sp. Tri-1 in combination with reducedrates of chemical pesticide for control of Sclerotinia sclerotiorium on oilseed rape. Crop Protection 79, 124-127.